Pemegang Saham

APRO Financial Co, LTD adalah perusahaan pembiayaan dari Korea Selatan yang berfokus di sektor consumer loan. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1999 sebagai A & O Financial dan diakuisisi oleh J & K Capital pada tahun 2004 dan menjadi APLO FC Group. Kemudian berubah namanya menjadi A & P Financial pada tahun 2007. Setelah itu A & P Financial diperluas ke China dan Polandia dan selanjutnya menjadi APRO Financial Co. Ltd di 2014.

Mercy Corps adalah suatu lembaga bantuan kemanusiaan dan pembangunan internasional. Organisasi ini telah mengembangkan lembaga keuangan mikro di 16 negara berkembang.

Developing World Markets (DWM) adalah pengelola aset dan investasi bank yang berdedikasi untuk melakukan investasi sosial yang positif dalam rangka mendukung pengembangan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan pada skala global. DWM telah mengelola lebih dari USD 900 juta aset sejak Maret 2011, dan DWM telah melakukan investasi di lebih dari 140 LKM di 40 negara sejak tahun 2004.

 

International Finance Corporation (IFC), anggota kelompok Bank Dunia, menciptakan peluang bagi masyarakat untuk keluar dari kemiskinan dan memperbaiki tingkat hidupnya. IFC membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan di negara-negara berkembang dengan cara mendukung pembangunan sektor swasta, memobilisasi modal swasta, memberikan jasa konsultasi dan pengurangan risiko bagi dunia usaha dan juga pemerintah.

 

Hivos-Triodos Fund merupakan lembaga kerjasama dari Hivos dan Triodos Bank yang berbasis di Belanda. Melalui pengelolaan empat lembaga investasi dengan spesialisasi di bidang keuangan mikro – termasuk Hivos-Triodos Fund – Triodos Bank merupakan pionir penyedia modal bagi sektor keuangan mikro sejak 1994.

 

KfW Bankengruppe adalah bank milik pemerintah Republik Federal Jerman, yang menawarkan dukungan untuk mendorong perbaikan yang berkesinambungan di bidang perekonomian, sosial, kehidupan alamiah dan kondisi usaha, selain hal-hal lainnya di bidang usaha kecil dan menengah.


I WAYAN GATHA

I Wayan Gatha adalah pendiri Bank Sri Partha (kemudian dikenal sebagai “Bank Andara”) dan bergabung dengan investor lain dalam berbagi pandangan yang sama bagi Bank Andara. Beliau juga merupakan pendiri dan penasehat dari beberapa BPR potensial di Bali.