Informasi
News
“Sektor Keuangan Mikro Kunci Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas”
87 persen dari 40 juta pengusaha mandiri dalam usaha mikro dan kecil di Indonesia belum memiliki akses terhadap layanan perbankan. Dampak langsungnya, para pengusaha mandiri ini mengalami kesulitan dalam mengembangkan bisnis mereka. Untuk itu, diperlukan sektor keuangan mikro yang kuat serta mampu memberikan akses perbankan kepada para pengusaha mikro dan kecil di Indonesia. Dengan demikian, sektor keuangan mikro dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkualitas.
Dalam acara konferensi pers pada hari Rabu, 27 April 2011 untuk memperingati ulang tahun Bank Andara yang ke-2, Don Johnston, Chief Business Development Officer Bank Andara mengatakan:”Indonesia memerlukan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas yaitu pertumbuhan ekonomi yang bersifat inklusif, atau pertumbuhan yang menjangkau kelompok berpendapatan rendah.” Bank Andara, sebagai bank induk dari lembaga keuangan mikro (LKM) di Indonesia didirikan untuk memperkuat sektor perbankan mikro. “Hal ini dapat dicapai dengan berfokus pada kualitas, jangkauan dan modernisasi layanan”.
Peluncuran Andara Link
Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanannya, Bank Andara meluncurkan Andara Link, sebuah layanan perbankan berbasis internet dan mobile. “Melalui kemitraan dengan LKM, layanan ini akan menjangkau nasabah berpendapatkan rendah dengan menggunakan kualitas teknologi modern” kata Irianto Kusumadjaja, Direktur Informasi dan Operasional Bank Andara.
Keunggulan utama Andara Link adalah transaksi dapat dilakukan di tempat pelanggan sehingga LKM dapat memberikan layanan perbankan tanpa harus mendirikan kantor cabang. Andara Link juga memungkinkan LKM untuk menjangkau nasabah dan nasabah potensial yang selama ini tidak memiliki akses terhadap layanan perbankan. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan Electronic Data Capture (EDC), alat yang mirip dengan yang biasa digunakan untuk transaksi kartu kredit dan dihubungkan dengan server pusat melalui jaringan internet dan mobile.
Melalui Andara Link tersebut, LKM dapat menyediakan jasa penerimaan kiriman uang domestik (domestic remittance) dan pembayaran tagihan, seperti listrik dan telepon, bagi nasabah. Selain itu, Andara Link juga menyediakan pelatihan dan forum bagi LKM untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman antar mereka. “Bank Andara menargetkan 200 LKM untuk bergabung dalam AndaraLink pada akhir 2011 dari 81 LKM saat ini”, Irianto Kusumadjaja menambahkan.
Dua Tahun Bank Andara
Bank Andara adalah bank induk pertama yang memfokuskan diri untuk melayani LKM di Indonesia, di antaranya Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Koperasi, serta LKM non Bank lainnya. “Selama dua tahun beroperasi, Bank Andara sudah bermitra dengan 397 LKM di Jawa dan Bali yang menjangkau tidak kurang 930.000 nasabah. Total investasi modal yang disalurkan Bank Andara mencapai Rp 200 miliar. LKM memiliki kelebihan dalam menjangkau usaha mikro dan kecil serta kelompok berpendapatan rendah dan miskin, termasuk di daerah pedesaan. Sementara, di sisi lain, LKM memerlukan dukungan dalam aspek permodalan, teknologi, dan layanan perbankan terhadap nasabah,” ujar Johnston lebih lanjut.
Bank Andara telah ditunjuk Bank Indonesia menjadi Bank Apex atau bank induk bagi LKM di Indonesia untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang (Jabodetabek) dan Bali. Peran Bank Andara sebagai Bank Apex, antara lain, membantu likuiditas BPR, memberikan bantuan teknis serta mengembangkan layanan dan produk berbasis teknologi bagi BPR.
Dalam menjalankan peran sebagai Bank Apex, Bank Andara telah menginisiasi Program Andara Bersama BPR (ABB) yang mengumpulkan dan mengelola dana bersama untuk menjaga risiko likuiditas anggota ABB. Sejak diluncurkan pada Agustus 2009, sekitar 120 BPR di Jabodetabek dan Bali telah berpartisipasi dalam program tersebut.
Tentang Bank Andara
Didirikan tahun 2009, Bank Andara adalah sebuah lembaga keuangan yang bertujuan untuk mengembangkan kemajuan ekonomi kerakyatan dengan mendukung Sektor Keuangan Mikro Indonesia. Melalui dana, produk yang inovatif dan layanan jaringan berbasis teknologi, Bank Andara berupaya untuk memfasilitasi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendapatkan pelayanan perbankan melalui jaringan LKM yang semakin berkembang di seluruh penjuru Indonesia. Dengan kantor pusat di Bali dan kantor cabang yang beroperasi penuh di Jakarta, Bank Andara telah melayani lebih dari 300 jaringan LKM di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogya, Jawa Timur, Bali, NTB, Sumatera Bagian Selatan termasuk Kepulauan Riau dan Sulawesi Selatan.
Bank Andara dimotori oleh konsorsium pemodal yang terdiri atas Mercy Corps, International Finance Corporation, Hivos-Triodos Funds, Cordaid, German Development Bank (KfW, yang bergabung di tahun 2010), serta I Wayan Gatha selaku pendiri Bank Sri Partha yang merupakan cikal bakal Bank Andara.
Media Relations:
Lira Rewiantari
Marketing Communication
Bank Andara
Phone : (021) 526 0707 Ext. 353
Fax : (021) 526 6003
Email : lira.rewiantari@bankandara.co.id



